BLOG

imageTips Pilih Rumah Pertama untuk Keluarga Muda

Tips Pilih Rumah Pertama untuk Keluarga Muda

Pilih Rumah Pertama untuk Keluarga MudaBanyak orang yang membeli rumah baru, tetapipada akhirnya malah menyesal. Hal ini terjadi karena pemilihan rumah hanya didasarkan pada satu pertimbangan saja seperti misalnya pertimbangan harga yang murah tanpa memperhatikan lokasi. 

Tentu saja hal tersebut merupakan kesalahan yang harus dihindari para pembeli rumah pertama. Membeli rumah merupakan keputusan finansial yang sangat besar sehingga Anda dituntut untuk memutuskannya dengan sangat baik. 

Berbagai pertimbangan harus dimasukan kedalam keputusan Anda sebelum menentukan keputusan terakhir. Hal ini untuk menghindari kesalahan yang akan mempengaruhi kondisi finansial Anda dalam waktu yang lama.

Nah untuk itu, Anda harus rajin-rajin membaca dan mencari berbagai referensi mengenai rumah-rumah yang ada di pasaran. Pilih perumahan yang paling sesuai dengan kebutuhan sekaligus jadi Hunian asri idaman keluarga.

Green Paradise Serpong merupakan Hunian asri idaman keluarga di Parung Panjang. Nah, sebelum memutuskan Anda sebaiknya harus memperhatikan beberapa hal berikut ini. Simak selengkapnya.

Tips Pilih Rumah Pertama untuk Keluarga Muda yang Sebaiknya Anda Tahu

tips pilih rumah untuk keluarga muda

Perhatikan Kebutuhan Keluarga

Hal pertama yang harus Anda pertimbangkan dalam membeli rumah pertama adalah kebutuhan keluarga. Hal ini penting karena Anda akan tinggal bersama keluarga di rumah tersebut dalam waktu yang lama. 

Oleh karena itu, Anda harus tahu kebutuhan apa saja yang diperlukan dari sebuah tempat tinggal. Anda bisa membicarakannya dengan keluarga beberapa persoalan ini: Berapa jumlah kamar yang dibutuhkan? Apakah akan direnovasi di masa depan? Apakah perlu memiliki taman yang luas? Apakah perlu garasi mobil?

Bila sudah menemukan dari jawaban di atas, Anda akan lebih mudah untuk membeli rumah yang disesuai dengan kebutuhan keluarga. Anda juga bisa menjadikan catatan itu sebagai acuan untuk menyortir hunian-hunian masa depan Anda maupun keluarga. 

Perhatikan Lokasi dan Akses

Salah satu faktor penentu yang layak dijadikan pertimbangan adalah lokasi. Faktor ini juga berkaitan dengan akses dan harga rumah. Rumah yang berada di pusat kota tentu memudahkan penghuninya bepergian ke mana-mana. 

Akan tetapi, rumah di pusat kota cenderung memiliki harga tanah yang sangat mahal sehingga calon pembelinya memerlukan waktu untuk menabung lebih lama. Sementara rumah yang berada di pinggiran kota memiliki harga yang lebih murah, hanya saja lebih menyita waktu untuk bepergian ke pusat kota. 

Solusinya, Anda bisa mencari rumah di daerah pinggiran yang memiliki akses terbaik. Green Paradise Serpong merupakan rumah dengan akses mudah hanya 5 menit menuju Future MRT Puspitek, dan 10 menit ke stasiun KRL Serpong dan Rawa Buntu.

Merencanakan Budget

Tidak dapat dipungkiri, rumah merupakan aset yang bernilai sangat tinggi. Kemampuan finansial Anda diuji ketika Anda memutuskan untuk membeli rumah. Oleh karena itu, perencanaan yang matang akan mengantarkan Anda pada kesuksesan membeli rumah pertama. 

Dengan budget yang direncanakan dengan baik maka pengeluaran akan mudah untuk dikontrol. Perencanaan dilakukan agar keputusan membeli rumah tidak membebani kondisi finansial untuk memenuhi kebutuhan pokok, maupun kebutuhan lain yang sebelumnya sudah ada. 

Sebagai informasi, bank biasanya mensyaratkan angsuran KPR per bulan maksimal sebesar 30% penghasilan bersih pribadi maupun gabungan antara suami dan istri. Nah, melalui patokan tersebut, Anda dapat merencanakan keuangan terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli rumah baru.

Mengantisipasi Biaya Tambahan

Tidak seperti kegiatan membeli produk lainnya, pembelian rumah cukup rumit, karena banyak mekanisme yang harus Anda jalani. Tidak hanya soal membayar harga rumah, berbagai tahapan administrasi juga biasanya memerlukan biaya tambahan. 

Saat Anda mulai menghubungi pengembang properti, biasanya pengembang akan membebankan biaya tertentu sebagai bukti keseriusan Anda dalam membeli sebuah rumah. Setidaknya ada dua jenis biaya yang biasanya diajukan.

Selain itu, Anda juga harus memperhatikan berbagai biaya tambahan untuk dimasukan kedalam perencanaan keuangan. Berbagai biaya tambahan seperti biaya notaris, biaya down payment, biaya appraisal, dan biaya KPR. 

Jika Anda menggunakan kredit maka perhatikan dengan baik biaya-biaya tambahan yang pada akhirnya akan berjumlah lumayan besar. Oleh karena itu, berkonsultasi dan merencanakan keuangan menjadi cara terbaik sebelum membeli rumah.

Merencanakan Pembiayaan Cicilan

Salah satu cara yang bisa digunakan ketika Anda membeli rumah adalah dengan kredit yang disediakan penyedia Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Lembaga pemberi kredit atau bank bisa saja menyetujui pengajuan KPR dengan nominal cicilan 50% dari penghasilan bulanan. 

Namun, Anda harus tahu bahwa cicilan rumah yang ideal maksimal adalah 35% dari penghasilan. Alasannya, supaya Anda tidak perlu mengurangi pengeluaran untuk kebutuhan pokok sehari-hari, asuransi, sampai investasi untuk dialokasikan ke dalam cicilan.

Oleh karena itu, dengan perencanaan pembiayaan cicilan yang baik Anda akan mencegah masalah yang timbul di masa depan. 

Langkah selanjutnya adalah disiplin dan bersiap menghadapi berbagai resiko yang akan menghadang di masa depan. Mari berkonsultasi bersama kami di sini sebelum pilih rumah pertama untuk keluarga muda(ADR)

 

imgWAchatYuk wa